Syiarkanlah, Hadirilah Talim Gabungan sekaligus tawakufan & isra miraj Majelis Ta’ lim Al-Fath (Pimpinan Alhabib Muhammad Ridho bin Yahya) minggu malam senin bada maghrib tgl 3 Juni 2012 bertempat di kediaman beliau Jl, Dermaga Baru No. 57 bulak, Kel Klender Jakarta Timur. Pembacaan Maulid dan tausiah (Untuk Umum Pria dan Wanita )

Sabtu, 11 Februari 2012

Keberkahan Bersholawat Kepada Nabi Muhammad SAW

salah satu kemuliaan shalawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu di riwayatkan pula bahwa al Imam Jazuli yang membuat dala’il khairot Dala’il khairot itu di buat oleh al imam jazuli alaihi rahmatullah. Ketika ia menuliskan sejarah knp ia menulis shalawat yang demikian panjangnya, maka dia berkata

suatu siang aku lewati padang pasir bersama murid muridku kehabisan air, lewat ada satu sumur dekat perkampungan, kelihatan sumur kalau disana kan diketahui sumur untuk umum dengan sumur pribadi, ini semua di pinggir jalan untuk umum mereka mendekati sumur tidak ada embernya tidak ada talinya tidak ada pengeretnya timbanya tidak ada, dilihat air sumurnya ada dalam airnya, ini airnya terlalu dalam tapi timbanya tidak ada orang sini ngambilnya pakai apa? masa iya setiap kali mengambil air bawa timbanya?, di pasang talinya di pasang segala apa wilayah ini begitu?. mereka diam lalu saya lihat ada seorang wanita kecil, bunayyah putri kecil umur di bawah 10 tahun lagi bermain.

“Hai bunayyah putri kecil, anak kecil, bocah, wanita kecil ini timba nya kemana sumur ini, ini kan sumur umum?”, Dia berkata: “iya ini sumur umum kita tidak usah pakai timba disini”. “lalume ngambil air pakai apa?”. Anak kecil itu berkata : “begini caranya kami kalau ngambil air” lalu ia mendekati sumur lalu menaruh tangan nya di atas sumur air naik dari bawah terus sampai meluap di atas mulut sumur sampai mereka mengambil air selesai air turun lagi kebawah…!, Berkata Imam Jazuli : “laailaha illallahu muhammadurrasulullah, ini anak kecil putri kecil kok bilang begini??”, “Maka ditanya wahai anak kecil kau ini punya amalan apa?”, ia berkata : “aku Cuma di suruh ayah ibuku selain shalat selain berbicara tidak boleh berhenti dari shalawat kepada sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.”

Semua sekampung ini caranya ngambil air begitu..

Demikian keberkahan Shalawat kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, Allah limpahi keberkahan, wilayah itu kampung itu tidak pernah kesusahan air, itu kalau tidak pakai tadi tali ataupun timba tadi tidak sampai air namun orang butuh air dia datang

sumber : http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_content&task=view&id=295&Itemid=1
»»  Baca Selanjutnya...

Fadhila Sholat taraweh di Bulan Ramadhan

Hikmah Ramadhan : Fadilah Sholat Tarawih
Fadilah Sholat di Bulan Suci Ramadhan diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib R.A bahwa Rasulollah SAW. Ditanya tentang fadilah (Keutamaan) Sholat Tarawih di Bulan Suci Ramadhan:
Sabda Rasulollah SAW :
  1. Pada malam pertama, dibersihkan seorang mu'min dari dosa – dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan.
  2. Pada malam kedua, diampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya yang beriman.
  3. Pada malam ketiga, berseru para Malaikat dari Bawah Arasy Allah untuk mengampuni dosa yang telah lalu.
  4. Pada malam keempat, diberikan pahala seperti orang yang membaca zabur, Injil, Taurat dan Alqur'an.
  5. Pada malam kelima, Allah akan memberikan pahala seperti pahala sholat di masjid haram,Nabawi, dan Aqsa.
  6. Pada malam keenam, diberikan pahala seperti thawafnya di baitil ma'mur dan semua makluk memohon ampun baginya.
  7. Pada malam ketujuh, seolah-olah dia hidup pada zaman Nabi Musa dan membelanya dari Fir'aun.
  8. Pada malam kedelapan, Allah akan memberikan ganjaran seperti ganjaran yang diberikan pada Nabi Ibrahim A.S.
  9. Pada malam kesembilan, Seakan-akan dia beribadah seperti ibadahnya para Nabi.
  10. Pada malam kesepuluh, Allah memberikan kebaikan dunia dan akhirat (Rejeki).
  11. Pada malam kesebelas, Dikeluarkan dari dunia (meninggal) seperti bayi yang baru lahir.
  12. Pada malam keduabelas,di hari kiamat nanti wajahnya beriman seperti bulan purnama.
  13. Pada malam ketigabelas, Akan datang pada hari kiamat terbebas dari keburukan.
  14. Pada malam keempatbelas, Akan disaksikan para Malaikat bahwa mereka telah melakukan sholat tarawih dan terbebas dari hitungan di yaumil akhir.
  15. Pada malam kelimabelas, Mendapatkan doa dari para Malaikat dari singgasana Allah SWT.
  16. Pada malam keenambelas, Allah SWT akan memasukkan ke golongan orang orang yang terbebas dari api neraka dan kegolongan ahli surga.
  17. Pada malam ketujuhbelas, diberikan ganjaran sama yang diberikan oleh para Nabi.
  18. Pada malam kedelapanbelas,bersama Malaikat wahai hamba-hamba Allah ketahui bahwa Allah telah meridhoimu dan kedua orang tua.
  19. Pada malam kesembilanbelas, diangkat oleh Allah pada derajat ahli surga firdaus.
  20. Pada malam keduapuluh, Akan diberikan pahala seperti pahala mati syahid.
  21. Pada malam keduapuluhsatu, Allah akan membuat istana di surga yang terbuat dari cahaya.
  22. Pada malam keduapuluhdua, Dia akan datang pada hari kiamat terbebas dari belenggu kesusahan.
  23. Pada malm keduapuluhtiga, Allah akan membangun untuknya sebuah kota disurga.
  24. Pada malam keduapuluhempat, Diberikan padanya 24 doa yang akan dikabulkan.
  25. Pada malam keduapuluhlima, dibebaskan dari azab kubur.
  26. Pada malam keduapuluenam, Akan diberikan pahala untuk 40 tahun yang akan datang.
  27. Pada malam keduapuluhtujuh, ketika hari kiamat dia akan melintasi jembatan (siroth) seperti secepat kilat.
  28. Pada malam keduapuluhdelapan, Akan diberikan oleh Allah derajatnya 1000 kali disurga.
  29. Pada malam keduapuluhsembilan, akan diberikan pahala 100 haji yang mabrur.
  30. Pada malam ketigapuluh, Allah akan berfirman : Wahai hambaku, makanlah dari buah-buahan surga, mandilah dari air surga, minumlah dari kautsar, Akulah Rabbmu dan engkau hambaku"

sumber ( Majelis Al- Fath )
»»  Baca Selanjutnya...

keutamaan bulan rajab

Pada hari Jumat tanggal 3 Juni 2011 kita memasuki bln Rajab.. Bln Rajab adlh bulan ήyª اَللّهُ Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, "Ketahuilah bahwa bln Rajab itu adalah bln اَللّهُ , maka:
♥ Barang siapa yang berpuasa satu hari dlm bulan ini dengan ikhlas, maka pasti ia mendapat keridhaan yang besar dari اَللّهُ
♥ Barang siapa yang berpuasa dua hari di bulan Rajab akan mendapat kemuliaan di sisi اَللّهُ
♥ Barang siapa yang berpuasa tiga hari yaitu pada tgl 1, 2, dan 3 Rajab,(03,04,05 Juni 2011) maka اَللّهُ akan memberikan pahala seperti 900 tahun berpuasa dan menyelamatkannya dari bahaya dunia, dan siksa akhirat;
♥ Barang siapa berpuasa lima hari dalam bulan ini, اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ permintaannya akan dikabulkan;
Barang siapa berpuasa tujuh hari dalam bulan ini, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam dan barang siapa berpuasa delapan hari maka akan dibukakan delapan pintu syurga;
Barang siapa berpuasa lima belas hari dalam bulan ini, maka اَللّهُ akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan, dan barang siapa yang menambah hari-hari puasa maka اَللّهُ akan menambahkan pahala ήyª
Sabda Rasulullah SAW lagi :
"Pada malam Mi'raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril a.s.: "Wahai Jibril untuk siapakan sungai ini ?" ♥ Maka berkata Jibrilb a.s.: "Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca salawat untuk engkau dibulan Rajab ini". Semoga kita dpt melaksanakan Puasa Rajab ini dengan sebaik baiknya.
»»  Baca Selanjutnya...

mengapa kalau duduk di tempat-tempat Kher(baik) ngantuk..??

Jakarta, 20 Juli 2011

Assalamu'aikum wr.wb.. ane dpt cerita ini dari Al-Habib Ahmad bin Ali bin Abdurrahman Assegaf pada acara Majelis Khotam Qur'an Majelis Al-Fath pimpinan Al-Habib Ridho bin Ahmad Bin Yahya.
pada waktu itu ada seorang wali Allah yang sangat sholeh, ketika itu beliau bermimpi melihat Iblis dengan k-2 tangannya yg mengepal. kemudian sang Wali Allah ini bertanya kpda Iblis itu, Apa yang ada di tanggan Kanan dan Kiri mu??, lalu di jawab oleh iblis itu " di tangan kiriku ada pasir dan di tangan kanan ku ada madu", kemudian Wali Itu bertanya lagi "Buat apa keduanya itu??", Ini pasir untuk ku sebarkan kepada orang2 yang duduk di tempat kher(baik), seperti majelis ta'lim, majelis zikir dan di masjid, sehingga semua orang tertidur sehingga orang2 tidak dapat mendengarkan apa2 yg di sampaikan di dalam majelis kher tersebut. Lalu madu ini untuk di oleskan kebibir orang2 yang sedang ghibah/ nggosip, sehingga orang-orang bertambah asik dan berasa manis untuk mengomongi/ ngegunjing orang.

wassalamu'aikum wr wb.. semoga dapat bermanfaat bagi yang membaca'a ^^
»»  Baca Selanjutnya...

'Ittiba' Kepada Nabi Muhammad SAW

Jakarta, 20 juli 2011

Assalamu'aikum wr.wb.. ane dpt cerita ini dari Al-Habib Ahmad bin Ali bin Abdurrahman Assegaf pada acara Majelis Khotam Qur'an Majelis Al-Fath pimpinan Al-Habib Ridho bin Ahmad Bin Yahya.

'ittiba'  Yaitu meneladani dan mencontoh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam keyakinan, perkataan, perbuatan dan di dalam perkara-perkara yang ditinggalkan. Beramal seperti amalan beliau sesuai dengan ketentuan yang beliau amalkan, apakah wajib, sunnah, mubah, makruh atau haram. Dan disertai dengan niat dan kehendak padanya.

waktu itu Nabi SAW pergi melaksanakan Ibadah Haji, Lalu Sayyidina Umar bin Khattab RA melihat Nabi Muhammmad SAW mencium sebuah batu yaitu Hajar Aswat. kemudian Sayyidinna Umar RA mendekat ke hajar aswat lalu berkata : "Kau hanyalah sebuah batu, kalau saja Nabi SAW tidak menciummu aku tidak akan menciummu". kemudian Sayyidina Umar mencium hajar Aswat tersebut sebagai 'Ittiba' dan Tabaruk kepada Nabi SAW.

kemudian ada cerita nyata. Ada Seorang ahli medis dan teman-temannya pergi haji, waktu itu ada kesempatan diantara jutaan orang yg berdesakan untuk mencium hajar aswat. si ahli medis ini di ajak oleh temannya untuk mencium hajar aswat, meskipun sunnah tapi ini apa salahnya mengambil tabaruknya Nabi SAW. kemudian ahli medis tersebut menolak ajakan temannya dan berkata seperti ini : "Saya tidakmau mencium Hajar Aswat, karena Hajar Aswat tersebut di ciumi beberapa juta manusia, pasti di dalamnya terdapat banyak virus dan banyak penyakitnya", kata ahi medis tersebut. "hati-hati jika berkata yang tidak baik di Rumah Allah SWT". pada wakti itu langsung ALLAH SWT menurunkan kekuasaan-Nya kesetika wajah dari ahli medis itu daritadinya putih menjadi hitam kelam. sungguh terlihat aneh pecinya putih mukanya hitam kelam dan lehernya putih.

kemudian ahli medis tersebut menemui orang sholeh dan 'Alim yang ada d sekitar Mekah Al-Mukaromah. Kata orang 'alim ini ahli medis tersebut di suruh tawaf ke kabah. kemudian ahli medis tersebut melaksanakan apa yang di katakan oleh orang 'alim tersebut. setelah itu setelah beberapa puteran tawaf mulai sedikit-sedikit ilang hitam di wajahnya namun ada sedikit tompel yang berbekas di pipi ahli medis tersebut, oleh2 dari Hajar Aswat hehehe..

mohon maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan dar Al-faqir semoga bermanfaaat,  waanfu minkum wasssalamu'aikum wr.wb ^^
»»  Baca Selanjutnya...

12 ciri-ciri orang-orang yang didoakan malaikat

Malaikat adalah salah satu mahluk ciptaan Allah yang mulia, Dia tidak pernah membantah apa perintah Allah dan tidak pernah melanggar semua larangannya. Oleh sebab itu doa para malaikat adalah doa yang didengar oleh Allah, Nah Siapa-siapa saja yang berhak atau sering didoakan oleh malaikat?? ini dia orangnya:

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa, Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci”.
(Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’”
(Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469)

3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan shalat berjamaah
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang-orang) yang berada pada shaf-shaf terdepan” (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib ra, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)

4. Orang² yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan shaf kosong)
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf – shaf”
(Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)

5. Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.
Rasulullah SAW bersabda, “Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu”.
(Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 782)

6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.
Rasulullah SAW bersabda, ” Para malaikat akan selalu bershalawat ( berdoa ) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia’”(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)

7. Orang – orang yang melakukan shalat Shubuh dan ‘Ashar secara berjama’ah
Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?’,mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat”
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan
Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’”
(Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ ra., Shahih Muslim no. 2733)

9. Orang-orang yang berinfak
Rasulullah SAW bersabda, “Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit’”
(Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)

10. Orang yang sedang makan sahur
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa) kepada orang-orang yang sedang makan sahur” Insya Allah termasuk disaat sahur untuk puasa “sunnah” (Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib watTarhiib I/519)

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan diwaktu malam kapan saja hingga shubuh”(Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib ra., Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, “Sanadnya shahih”

12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain
Rasulullah SAW bersabda, “Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain”
(Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343
»»  Baca Selanjutnya...

Selasa, 07 Februari 2012

"JADWAL MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H/2012 M"



=SABTU, 21 JANUARI 2012 ;

JAM 15.00 WIB (BA'DA 'ASHAR)

HAUL AL IMAM AL 'ARIFBILLAH AL 'ALLAMAH AL HABIB 'ABDULLAH BIN 'ALI AL HADDAD

TEMPAT

MAQOM KERAMAT AL HABIB 'ABDULLAH BIN 'ALI AL HADDAD (KERAMAT SANGENG),

BANGIL,JAWA TIMUR.

=AHAD, 22 JANUARI 2012 ;
Ahad,Tgl 22 januari 2012 ba'da Ashar
di Majelis Ta'lim Alhabib Abu Bakar bin Hasan Alatthas Azzabidi di tugu tanah baru depok
JAM 12.00 WIB (BA'DA DZUHUR)

HAUL AL IMAM AL 'ARIFBILLAH AL HABIB HASAN BIN MUHAMMAD AL HADDAD

TEMPAT

GUBAH AL HADDAD (MAQOM KERAMAT TANJUNG PRIOK),

KOJA,JAKARTA UTARA.

Rabu dan Kamis Tgl 24~25 januari 2012 ba'da maghrib pembacaan manaqib Syeikh Abdul Qodir aljailani ra
Dan Maulid
di Pondok Pesantren Daarul ishlah assalafi di jalan kalibata pulo jakarta selatan
 

=AHAD, 29 JANUARI 2012 ;

JAM 07.30 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

&

HAUL Ke-13 ABUYA KH. M.THOHIR ROHILI DAN IBUNDA HJ.SALBIAH RAMLI (PENDIRI YAYASAN ADDINIYAH ATTAHIRIYAH)

TEMPAT

MASJID JAMI' ATTAQWA ATTAHIRIYYAH,

JLN.KH.ABDULLAH SYAFI'I,BUKIT DURI,TEBET,JAKARTA SELATAN.

JAM 08.00 WIB

HAUL AL 'ALLAMAH AL HABIB HASAN BIN ABDULLAH ASY SYATHIRI

TEMPAT

KEDIAMAN AL HABIB 'ABDURRAHMAN BIN SYEKH AL 'ATTHOS,

JLN.ASEM BARIS,TEBET,JAKARTA SELATAN.

JAM 12.00 WIB (BA'DA DZUHUR)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

&

HAUL KE-5 SAYYIDIL WALID AL HABIB ABDURROHMAN BIN AHMAD ASSEGGAF

TEMPAT

KEDIAMAN SAYYIDIL WALID AL HABIB ABDURROHMAN BIN AHMAD ASSEGGAF

JLN.PERKUTUT, BUKIT DURI PUTERAN NO.783

TEBET, JAKARTA SELATAN.

=SENIN,30 JANUARI 2012 ;

JAM 19.30 WIB (BA'DA 'ISYA)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

BERSAMA AL HABIB SYECH BIN 'ABDUL QODIR ASSSEGGAF (HABIB SYECH SOLO)

TEMPAT

MASJID AL MURSYIDIYYAH

JLN.KAPITAN,KLENDER,JAKARTA TIMUR.

=JUM'AT, 3 FEBRUARI 2012 ;

JAM 19.00 WIB (BA'DA ISYA)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

&

TABLIGH AKBAR

TEMPAT

MARKAS BESAR FPI,

JLN. RAYA PETAMBURAN,TANAH ABANG,JAKARTA PUSAT.

=SABTU, 4 FEBRUARI ;

JAM 19.00 WIB (BA'DA ISYA)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

MAJELIS ARBA'IN - 1030 (PIMPINAN AL HABIB AHMAD BIN 'ALI AL HADDAD),

TEMPAT

JLN. KEBON NANAS SELATAN II,OTISTA, JAKARTA TIMUR.

JAM 19.30 WIB (BA'DA ISYA)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

MAJELIS ASSHOLATU'ALANNABI (PIMPINAN AL HABIB HAMID BIN ZAID AL 'ATTHOS)

TEMPAT

CAWANG,JAKARTA TIMUR.

JAM 20.00 WIB

=AHAD 5 Februari 2012 ;

JAM 07.00 WIB

DZIKIR AKBAR MAJELIS RASULULLAH SAW & MAULID TERBESAR DI DUNIA

TEMPAT

MONAS, JAKARTA PUSAT.

JAM 07.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

PONPES AT TAQWA (KH.NOER 'ALIE)

JLN.UJUNG HARAPAN,BEKASI.

JAM 08.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

KEDIAMAN AL HABIB 'ALI BIN SAHIL

JLN.KS TUBUN 3 BELAKANG HOTEL IBIS,SLIPI,JAKARTA BARAT.

=SENIN, 6 FEBRUARI 2012,

JAM 09.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

PONPES AZ ZIYADAH (KH.AHMAD ZAYADI MUHAJIR)

JLN.TANAH 80,KLENDER,JAKARTA TIMUR.

=KAMIS, 9 FEBRUARI 2012 ;

JAM 19.30 WIB (BA'DA ISYA)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

MASJID AL 'ABIDIN (AL HABIB AHYAD BIN 'ABDULLAH BIN 'UMAR BANAHSAN)

PONDOK BAMBU,JAKARTA TIMUR.

=AHAD, 12 FEBRUARI ;

JAM 09.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

KEDIAMAN AL HABIB 'ABDULLAH AL 'ATTHOS

KRASAK,BEKASI.

JAM 15.00 WIB ('ASHAR BERJAMA'AH)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

MAQOM AL HABIB AHMAD BIN 'ALWY AL HADDAD (HABIB KUNCUNG)

JLN.RAWAJATI TIMUR,BELAKANG MALL KALIBATA,JAKARTA SELATAN.

=SENIN, 13 FEBRUARI 2012 ;

JAM 09.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

PONPES AL KHOIROT (AL HABIB NAGIEB BIN SYEKH ABUBAKAR BIN SALIM)

JLN.PENGASINAN,RAWA LUMBU, BEKASI.

JAM 15.00 WIB ('ASHAR BERJAMA'AH)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

KEDIAMAN AL HABIB HUSIN BIN 'ALI AL 'ATTHOS

JLN. GANG BULUH,CONDET,JAKARTA TIMUR.

=SELASA,14 FEBRUARI 2012 ;

JAM 09.00 WIB

HAUL AL HABIB 'ALI BIN HUSEIN AL 'ATTHOS (HABIB 'ALI BUNGUR)

TEMPAT

KEDIAMAN AL HABIB HUSIN BIN 'ALI AL 'ATTHOS

JLN. GANG BULUH,CONDET,JAKARTA TIMUR.

JAM 18.00 WIB (MAGHRIB BERJAMA'AH)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

MASJID KERAMAT EMPANG, BOGOR,JAWA BARAT.

=RABU 15 FEBRUARI 2012 ;

JAM 09.00 WIB

HAUL AL IMAM AL 'ALLAMAH AL HABIB 'ABDULLAH BIN MUHSIN AL 'ATTHOS

TEMPAT

MAQOM AL IMAM AL 'ALLAMAH AL HABIB 'ABDULLAH BIN MUHSIN AL 'ATTHOS

KERAMAT EMPANG,BOGOR,JAWA BARAT.

JAM 18.00 (MAGHRIB BERJAMA'AH)

ZIARAH BERSAMA KE MAQOM AL HABIB 'ALI BIN 'ABDURROHMAN AL HABSYI

TEMPAT

MAQOM AL HABIB 'ALI BIN 'ABDURROHMAN AL HABSYI

KWITANG,JAKARTA PUSAT.

JAM 19.00 WIB (BA'DA 'ISYA)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

MAJELIS RATIB AL HABIB NOVEL BIN 'ALI BIN 'ABDUL QODIR AL HADDAD

TEMPAT

KEDIAMAN AL HABIB NOVEL BIN 'ALI BIN 'ABDUL QODIR AL HADDAD

JLN.KEBON NANAS UTARA RT.011 RW.004 NO.30

OTISTA,JAKARTA TIMUR.

=KAMIS, 16 FEBRUARI 2012 ;

JAM 09.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

PONPES AL HAROMAIN ASSYARIFAIN (AL HABIB HAMID BIN 'ABDULLAH AL KAFF)

JLN.GANCENG.PONDOK RANGON,CIPAYUNG,JAKARTA TIMUR.

JAM 15.00 ('ASHAR BERJAMA'AH)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

MAJELIS TA'LIM AL HABIB 'ALI BIN 'ABDURROHMAN AL HABSYI

ISLAMIC CENTER INDONESIA,KWITANG,JAKARTA PUSAT.

=JUM'AT, 17 FEBRUARI 2012 ;

JAM 04.00 WIB (SHUBUH BERJAMA'AH)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

MAJELIS TA'LIM AL 'AFAF (AL HABIB 'ALI BIN SAYYIDIL WALID AL HABIB 'ABDURROHMAN BIN AHMAD ASSEGGAF)

JLN.TEBET UTARA ,JAKARTA SELATAN.

JAM 09.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

PONPES DARUL AITAM

JLN.KH.MAS MANSYUR,TANAH ABANG,JAKARTA PUSAT.

JAM 15.00 WIB ('ASHAR BERJAMA'AH)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

MUSHOLLA AS SHOLIHIN,KRISNA,KEBON NANAS,JAKARTA TIMUR.

JAM 18.00 WIB (BA'DA MAGHRIB)

PEMBACAAN BURDAH

TEMPAT

MASJID AL HAWI,CONDET, JAKARTA TIMUR.

=SABTU, 18 FEBRUARI 2012 ;

JAM 09.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

MASJID AL HAWI, CONDET, JAKARTA TIMUR.

JAM 12.00 WIB (DZUHUR BERJAMA'AH)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

MAJELIS TA'LIM ASSALAFY (AL HABIB HUD BIN BAGIR AL 'ATTHOS)

KEBON NANAS, JAKARTA TIMUR.

=AHAD, 19 FEBRUARI 2012 ;

JAM 09.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

&

ZIARAH BERSAMA KE MAQOM AL IMAM AL 'ALLAMAH AL HABIB HUSEIN BIN ABUBAKAR AL AYDRUS)

TEMPAT

MASJID KERAMAT LUAR BATANG,JAKARTA UTARA.

JAM 12.00 WIB (DZUHUR BERJAMA'AH)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

MAQOM KERAMAT KAMPUNG BANDAN

ANCOL,JAKARTA UTARA.

JAM 12.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

GUBAH AL HADDAD (MAQOM KERAMAT TANJUNG PRIOK),

KOJA,JAKARTA UTARA.

JAM 15.00 WIB ('ASHAR BERJAMA'AH)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

KEDIAMAN AL HABIB 'ABDURROHMAN BIN MUHAMMAD AL AYDRUS (YAYASAN NUSANTARA)

BATU AMPAR, CONDET,JAKARTA TIMUR.

=SENIN, 20 FEBRUARI 2012,

JAM 16.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

&

HAUL AL HABIB SALIM BIN AHMAD BIN JINDAN

TEMPAT

MAJELIS TA'LIM AL HABIB SALIM BIN AHMAD BIN JINDAN

JLN. OTISTA RAYA (SEBELAH GELANGGANG REMAJA),JAKARTA TIMUR.

JAM 18.00 WIB (MAGHRIB BERJAMA'AH)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

KEDIAMAN AL HABIB AHMAD BIN SHOLEH AL 'ATTHOS

BEKASI.

=SELASA, 21 FEBRUARI 2012 ;

JAM 09.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

MAJELIS TA'LIM FUTUHAT 'ATTHOSIAH (AL HABIB 'ALWI BIN 'ABDULLAH AL 'ATTHOS

BULAK KAPAL,BEKASI TIMUR.

=RABU, 22 FEBRUARI 2012 ;

JAM 19.00 WIB (BA'DA 'ISYA)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

MAJELIS RATIB WAL MAULID AL HABIB SAUGI BIN 'ALI BIN 'ABDUL QODIR AL HADDAD

TEMPAT

JLN. ASEM BARIS GANG 10,KEBON BARU

TEBET,JAKARTA SELATAN.

=KAMIS, 23 FEBRUARI 2012 ;

JAM 09.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

AL HABIB SALIM BIN TOHA AL HADDAD

TEMPAT

JLN. DAMAI,BELAKANG BAKIN

PASAR MINGGU,JAKARTA SELATAN.

=SABTU, 25 FEBRUARI 2012 ;

JAM 09.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

MAJELIS TA'LIM AN NUR (AL HABIB HUSIN BIN 'ABDULLAH BIN MUHSIN AL 'ATTHOS)

JLN. OTISTA,TANGERANG KOTA.

JAM 16.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

MAJELIS DZIKIR SYAMSI SYUMUS (AL HABIB MUSTHOFA BIN 'ABDULLAH AL 'AYDRUS)

JLN.TEBET TIMUR DALAM RAYA,JAKARTA SELATAN.

=AHAD,26 FEBRUARI 2012 ;

JAM 08.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

MAJELIS TA'LIM DZIKRULLAH MAULA AIDID

TEMPAT

JLN.PENGUKIRAN RAYA NO.6A PEKOJAN,JAKARTA BARAT. (DEPAN YAYASAN WAKAF AL HABIB AHMAD BIN MUHAMMAD BIN HAMZAH AL 'ATTHOS,AZZAWIYAH)

=AHAD, 4 MARET 2012 ;

JAM 08.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

MAJELIS TA'LIM AL KIFAHI AL TSAQAFY (AL HABIB 'UMAR BIN SAYYIDIL WALID AL HABIB ABDURROHMAN BIN AHMAD ASSEGGAF)

"KHUSU KAUM BAPAK & REMAJA PUTRA"

TEMPAT

JLN.SAWO KECIK RAYA,BUKIT DURI.TEBET,JAKARTA SELATAN.

JAM 09.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

YAYASAN AL FACHRIYYAH (AL HABIB NOVEL BIN SALIM BIN JINDAN)

JLN. LARANGAN,CILEDUG,TANGERANG.

JAM 19.00 WIB (BA'DA ISYA)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

MAJELIS RATIB AL HABIB FIKRI 'ABDUL QODIR BIN AHMAD AL HADDAD

TEMPAT

DESA SUGU TAMU,CISALAK,DEPOK.

=SENIN, 12 MARET 2012 ;

JAM 15.30 (BA’DA 'ASHAR)

ROUHAH

TEMPAT

MASJID AR RIYADH

GURAWAN SOLO,JAWA TENGAH.

=SELASA, 13 MARET 2012 ;

JAM 08.00 WIB

HAUL AKBAR AL IMAM AL 'ALLAMAH AL HABIB 'ALI BIN MUHAMMAD AL HABSYI

(SOHIBUL SIMTHUD DUROR)

TEMPAT

MASJID AR RIYADH

GURAWAN SOLO,JAWA TENGAH.

=RABU, 13 MARET 2012 ;

JAM 04.00 WIB (SHUBUH BERJAMA'AH)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

TEMPAT

MASJID AR RIYADH

GURAWAN SOLO,JAWA TENGAH.

=MINGGU, 25 MARET 2012 ;

JAM 08.00 WIB

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

MAJELIS TA'LIM WAL MUDZAKAROH AL BUSYRO

TEMPAT

CITAYEM,DEPOK.

JAM 19.00 WIB (BA'DA ISYA)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

MAJELIS RATIB DAN MAULID HABIB ABU BAKAR BIN 'ALWY AL HABSYI

TEMPAT

JLN.INSPEKSI SALURAN KALIMALANG RW.01

CIPINANG MELAYU,MAKASAR,JAKARTA TIMUR.

=SABTU, 7 APRIL 2012 ;

JAM 19.00 WIB (BA'DA 'ISYA)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

MAJELIS RATIB AL HABIB MUHAMMAD BIN 'ALI BIN 'ABDUL QODIR AL HADDAD

TEMPAT

KEDIAMAN AL HABIB MUHAMMAD BIN 'ALI BIN 'ABDUL QODIR AL HADDAD

JONGGOL,JAWA BARAT.

=SENIN, 30 APRIL 2012 ;

JAM 19.00 WIB (BA'DA 'ISYA)

MAULID AKBAR NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

MAJELIS RATIB IMDADUL HADDADI

TEMPAT

MAJELIS TA'LIM AL BUSYRO AS SHOFIYAH

JLN.INSPEKSI KALIMALANG (SAMPING UNIVERSITAS BOROBUDUR)

CIPINANG MELAYU,JAKARTA TIMUR.

=SENIN, 28 MEI 2012 ;

JAM 19.00 WIB (BA'DA 'ISYA)

ISRO MI'ROJ NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1433 H

MAJELIS RATIB IMDADUL HADDADI

TEMPAT

MAJELIS TA'LIM DARUL INABAH

JLN H.BAKRI, PONDOK BAMBU, JAKARTA TIMUR.

Jadwal sewaktu – waktu bisa berubah
»»  Baca Selanjutnya...

Senin, 06 Februari 2012

Akhlaq Mulia Sang Nabi SAW

di riwayatkan dalam riwayat yg zigha, Bahwa Rasul SAW setelah wafatnya di datangi rumah beliau SAW oleh Sayyidina Umar bin Khatab ra untuk bertanya kepada Sayyidahtuna Aisyah Ummul Mu'minin, Wahai ummul Mu'aminin kebiasan Rasul itu apa kira2 yg selalu beliau jalankan yang belum pernah ku jalankan?, kata Sayyidinna Umar ra, kemudian Sayyidahtuna Aisyah pun menjawab" Rasul SAW setiap pagi pergi kepasar membawa roti dengan kuah daging seadanya dan menemui seorang tua yahudi buta yang seorang pengemis, setiap hari menyuapinya dan memberinya makan, setelah Rasulullah wafat tidak ada lagi yang menyuapinya", kata Sayyidinna Umar  Iya biar aku yang melanjutkan memberi makan pengemis itu.

kemudian Sayyidinna Umar pergi ke pasar untuk menemui pengemis buta dan tua renta, lalu beliau menyuapinya dengen tangan beliau, lalu orang tua itu berkata" ini bukan tangan yang biasa menyuapiku", "kenapa dengan tanganku?" kata sayyidinna Umar, kemudian di jawab" karena tanganmu tidak selembut yang biasa menyuapiku". Di riwayatkan Oleh Annas Bin Malik " tidak pernah ku temukan kain atau sutra yang paling lembut dari telapak Nabi Muhammad SAW" kata orang tua itu "kamu beda dengan orang itu, kamu ini siapa?", Sayyidina Umar " aku ini temannya orang itu, kemudian Sayyidina Umar bertanya, kamu tau siapa yang menyuapimu ?", kemudian orang tau ini berpicara "tidak tau, tetapi setiap kali dia menyuapi aku di selalu membicarakan tentang islam, dan aku berkata jangan bicarakan aku tentang islam, aku benci dengan namanya Muhammad (padahal yang menyuapinya setiap hari Itu Nabi Muhammad SAW orang itu tidak tau karena buta). kemudian Sayyidina Umar tidak sabar untuk menceriitakan siapa yang beri makannya setiap hari, lalu Sayyidina Umar bertanya kepada orang tua tersebut" sebenar apa kau tau siapa nama orang yang menyuapimu setiap hari?" lalu di jawab oleh orang tua itu" aku tidak tau namanya tapi dialah orang yang paling ku cintai di bandingkan keluargaku yang telah membuangku ke pasar , aku setiap hari menunggu orang yang menyuapini aku ketika aku lapar dan dialah yang selalu memberiku makan " lalu di jawab oleh Sayyidina Umar" orang itu sudah wafat (lalu nangislah pengemis itu) dan  dia itu adalah Muhammad Rasulullah SAW". langsung orang tua tersebut menyebutkan kalimat syahadat dan akhirnya masuk islam.

inilah akhlaq Rasulullah SAW yang agung, semoga kita bisa menirunya.. :D

»»  Baca Selanjutnya...

Sabtu, 04 Februari 2012

RABIUL AWAL BULAN MENINGGALKAN PERBUATAN MAKSIAT

Ceramah Agama oleh KH. Abdul Rosyid Abdullah Syafeí
Acara Dzikir Khotam Qurán Majelis Al Fath Pimpinan Habib Ridho Bin Achmad bin Yahya
25 Januari 2012 / 2 Rabiul Awal 1433 H

RABIUL AWAL BULAN MENINGGALKAN PERBUATAN MAKSIAT

Alhamdulillah kita panjatkan kehadiran Alloh yang sudah mempertemukan kita di bulan Rabiul Awal tepat saat adzan maghrib di kumandangkan selasa, tanggal 1 Rabiul awal 1433 H/24 Januari 2012, lahir seorang yang sangat di cintai Alloh SWT yaitu baginda Nabi Besar Muhammad SAW beliau merupakan rahmat bagi seluruh alam semesta,  menyelamatkan kita dari kekafiran, kedzaliman, kesewenang-wenangan, dan perilaku jahiliyyah lainnya. Melalui beliau, Allah SWT menunjukkan manusia menuju alam yang penuh cahaya keimanan dan ketakwaan.



Gemuruh sholawat di ucapkan, nada-nada pujian kepada Rosul di kumandangkan melalui lisan-lisan yang Ikhlas menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW, berbagai peringatan maulid dilaksanakan baik di Masjid, Majlis Ta’lim hingga perkantoran. Sholawat atas Nabi Muhammad S.A.W merupakan suatu amalan yang disyariatkan oleh Islam.
Firman Allah SWT : “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”. [Surah Al-Ahzab: 56]
“Barang siapa yang bersholawat ke atasku dengan sekali sholawat niscaya Allah SWT akan bersholawat ke atasnya sepuluh kali”. [Hadith riwayat Imam Muslim daripada Abdullah bin Amru bin Al-‘Ass r.a].

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (QS. Al-Maidah: 90)
Namun kita sangat menyesal dan menangis melihat kejadian sangat tragis dalam beberapa hari yang lalu, berupa tabrakan maut di tugu tani yang merenggut sembilan nyawa tak berdosa apalagi salah satu koban tersebut termasuk anak-anak, mohon maaf pelaku sendiri kita lihat seorang perempuan yang sebelumnya mengkonsumsi narkoba, bukankah Nabi kita sudah memperingatkan bahwa sumber dari kejahatan adalah minuman keras/narkoba, sangat terpukul orang tua yang menerima kejadian ini baik koban ataupun pelaku. Dalam kesempatan acara dzikir ini saya berwasiat jauhi minum-minuman keras/narkoba, memegang saja kita tidak di perbolehkan apalagi mengkonsumsinya ”naudzubillah” Sudah banyak dampak negative dari semua ini.
Bahkan dalam hadist dikatakan hukuman bagi para pengguna narkoba nanti di neraka akan di berikan minuman dari air sungai yang isinya darah dan nanah yang sumbernya dari kemaluan pelacur, untuk itu hadirin jauhi semua ini mari kita hiasai hidup kita dengan bergaul/bersahabat bersama orang-orang sholeh agar terhindar dari fitnah dunia, Dan pernah suatu saat saya melintas didaerah ini , terlihat puing-puing/batu, pecahan botol berserakan di jalanan tampaknya para warga daerah sekitar terlibat tawuran, tinggal semua ini para hadirin, kita besaudara seagama/islam, hidup dalam suasana persaudaraan adalah perbuatan yang di contohkan Rosul, “Barang siapa yang terlibat perkelahian dan salah satu ada yang korban maka kedua dari orang tersebut masuk kedalam neraka” (sabda Nabi Muhammad SAW)”

Oleh : Kurniawan@lfath
»»  Baca Selanjutnya...

Jumat, 03 Februari 2012

DOA SHALAT TAHAJUD



اَللَّهُمَّ لَكَ اْلحَمدُاَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ . وَلَكَ اْلحَمْدُاَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَ . وَلَكَ اْلحَمْدُاَنْتَ نُوْرُالسَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ . وَلَكَ اْلحَمْدُاَنْتَ اْلحَقُّ وَوَعْدُكَ اْلحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقُّ وَقَوْلُكَ حَقُ وَاْلجَنَّةُ حَقُّ وَالنَّارُحَقُّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقُّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّىاللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُحَقٌّ . اَللَّهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَااَخَّرْتُ وَمَااَسْ رَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَااَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ . اَنْتَ اْلمُقَدِّمُ وَاَنْتَ اْلمُؤَخِّرُلاَاِلَهَ اِلاَّاَنْتَ . وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَاِلاَّبِاللهِ .
»»  Baca Selanjutnya...

DOA SHALAT DHUHA



اَللَّهُمَّ اِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءَ كَ وَاْلبَهَاءَبَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّ تُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَ تُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ . اَللَّهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِىْ فِىالسَّمَاءِ فَاَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِىاْلاَرْضِ فَاَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ
وَاِنْ كَانَ حَرَامًافَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِ كَ وَبَهَاءِ كَ وَجَمَالِكَ وَ قُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْمَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ .

»»  Baca Selanjutnya...

Al Maghfurlah Al Habib Sholeh Bin Muchsin Al Hamid Tanggul, Jember.

Setiap tahunnya pada tanggal 10 Syawal , manusia tumpah ruah di sepanjang jalan menuju Masjid Riyadus Shalihin, Tanggul, Jember. Mereka berdatangan dari berbagai penjuru tanah air serta ada pula yang datang dari luar negeri untuk memperingati haul Al Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid, yang lebih akrab dengan sebutan Al Habib Sholeh Tanggul.
Beliau lahir di Korbah Ba Karman, Wadi ‘Amd, sebuah desa di Hadramaut, pada tahun 1313 H. ayah beliau, Al Habib Muhsin bin Ahmad Al-Hamid terkenal dengan sebutan Al-Bakry Al-Hamid, seorang yang sholeh dan ulama yang sangat dicintai dan dihormati masyarakat manapun beliau berada. Ibundanya adalah seorang wanita Sholehah bernama ‘Aisyah, dari keluarga Al-Abud Ba Umar dari Masyaikh Al-‘Amudi. Beliau mulai mempelajari Al-Qur’an dari seorang guru yang bernama Asy-Syeikh Said Ba Mudhij, di Wadi ‘Amd, yang dikenal sebagai seorang yang sholeh yang tiada henti-hentinya berdzikir kepada Allah. Sedangkan ilmu fiqih dan tasawuf beliau pelajari dari ayah beliau sendiri Al-Habib Muhsin bin Ahmad Al-Hamid.
Pada usia 26 tahun, bertepatan pada keenam tahun 1921 M, Al-Habib Sholeh meninggalkan Hadramaut dan hijrah menuju Indonesia, beliau ditemani oleh Syeikh Fadli Sholeh Salim bin Ahmad Al-Asykariy. Sesampainya di Indonesia beliau singgah beberapa hari di Jakarta. Mendengar kedatangan Al-Habib Sholeh, sepupu beliau Al-Habib Muhsin bin Abdullah Al-Hamid, meminta Al-Habib Sholeh untuk singgah di kediamannya di kota Lumajang. Lalu Al-Habib Sholeh pun tinggal sementara di Lumajang. Setelah menetap beberapa waktu, kemudian beliau pindah ke Tanggul, Jember. Dan akhirnya beliau menetap di tanggul, hingga akhir hayat beliau.
Suatu ketika, datanglah ilham rabbaniyah kepada beliau untuk melakukan uzlah. Untuk mengasingkan diri dari gemerlap duniawi dan godaannya, menghadap dan bertawajjuh kepada kebesaran sang pencipta. Dalam khalwatnya, beliau senantiasa mengisi waktu-waktunya dengan membaca Al-Qur’an, bershalawat dan berdzikir mengagungkan asma Allah. Dan hal itu berlangsung selama lebih dari 3 tahun. Hingga pada suatu saat dalam khalwatnya, beliau didatangi oleh guru beliau, Al-Imam Al-Qutub Al-Habib abubakar bin Muhammad Assaqof, dalam cahaya yang bersinar terang. Selanjutnya Al-Habib Abubakar mengajak beliau keluar dari khalwatnya, lalu memerintahkan Al-Habib Sholeh untuk datang ke kediamannya di kota Gresik. Sesampainya di rumah Al-Habib Abubakar, Al-Habib Sholeh diminta untuk mandi di jabiyah (kolam mandi khusus di kediaman Al-Habib Abubakar bin Muhammad Assaqof, Gresik). Kemudian Al-Habib Abubakar memberinya mandat dan ijazah dengan memakai jubah, imamah dan sorban.
Al-Habib Sholeh berdakwah kepada masyarakat sekitar dengan tak kenal lelah, beliau mengajak umat untuk selalu shalat berjama’ah dan tidak meninggalkannya. Antara magrib dan Isya beliau isi dengan membaca Al-Qur’an dan wirid-wirid. Selepas shalat ashar, beliau membaca kitab Nashaih Dinniyah, karya Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad, yang beliau uraikan dengan bahasa Madura sebagai bahasa masyarakat setempat. Tujuannya agar masyarakat faham dengan apa yang beliau disampaikan. Berbagai aktivitas dakwahnya, antara lain beliau lakukan dengan mengadakan berbagai pengajian. Beliau dikenal karena akhlaknya yang begitu mulia, beliau tidak pernah menyakiti hati orang lain, bahkan beliau berusaha menyenangkan hati mereka, sampai-sampai beliau tidak pernah menolak permintaan orang. Seolah apa pun yang beliau miliki ingin beliau berikan kepada setiap orang yang membutuhkan. Beliau selalau melapangkan hati orang-orang yang sedang dalam kesusahan dan menyelesaikan masalah-masalah bagi orang yang mempunyai masalah. Keihklasan hati, akhlak serta keluhuran budi pekertinya membuat beliau sangat dicintai dan dihormati oleh masyarakat. Semua orang yang berada di dekatnya akan merasa nyaman. Bahkan setiap orang yang mengenal beliau akan merasa bahwa dialah orang yang akrab dengan sang habib ini. Ini karena perhatian beliau yang begitu besar terhadap semua orang yang ditemuinya. Beliau seorang yang memiliki kepedulian tinggi terhadap faqir miskin, para janda dan anak yatim.
Rumah beliau tidak pernah sepi dari para tetamu yang datang, beliau sering mendapat kunjungan dari berbagai tokoh ulama, bahkan para pejabat tinggi Negara sekalipun. Mereka datang untuk bersilahturahmi sampai membahas berbagai permasalahan kehidupan. Al-Habib Sholeh melayani para tetamunya dengan penuh suka cita, siapa pun yang bertamu akan dijamu sebaik mungkin. Beliau menimba sendiri air sumur untuk keperluan mandi dan wudhu para tamunya. Al-habib Sholeh begitu hormat kapada tamunya, bahkan sebelum tamunya menikmati hidangan yang telah disediakan, beliau tak akan menyentuh hidangan itu. Beliau baru makan setelah hidangan itu disantap oleh para tamunya. Sebagaimana Sabda Rasul : “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menghormati tamunya”. Beliau selalu menasehatkan kepada para tamunya akan tiga hal, pertama, pentingnya menjalankan halat 5 waktu dan ancaman bagi siapa yang meninggalkannya,kedua, besarnya kedudukan orangtua dan kewajiban berbakti kepada keduanya, serta ancaman bagi siapa yang mendurhakainya, ketiga, pentingnya menjaga hubungan silahturahmi, beliau menegaskan bahwa orang yang menjaga hubungan silahturahmi dengan baik, maka Allah akan memanjangkan usianya, mempermudah urusannya dan memperbanyak rizqinya.
Doanya Selalu Terkabul
Mengenai resep agar doanya cepat terkabul, pernah suatu ketika ada orang bertanya, “Ya, Habib Sholeh. Apa sih kelebihan ibadah Habib Sholeh yang tidak orang lain lakukan, sehingga doa Habib Sholeh cepat terkabul?”
Habib Sholeh menjawab, “Mau tahu rahasianya?”
“Saya tidak pernah menaruh pispot di kepala saya.”
Orang itu bertanya kembali,”Apa maksudnya ya Habib?” tanya balik orang itu kepada Habib Sholeh.
“Menaruh pispot di kepala mu dalam beribadah. Artinya, janganlah membanggakan dunia. Janganlah bersaranakan dunia dengan beribadah.”
Dunia kata pujangga adalah permainan, karena itu harus dipermainkan. Jangan kita dipermainkan.
“Contohnya bagaimana ya Habib?”
“Pispot walaupun terbuat dari emas murni yang terbaik di dunia dan bertahtakan intan berlian yang terbaik. Kalau dibuat topi, tetap akan membuat malu,” kata Habib Sholeh.
“Maksudnya?”
“Kalau orang mau membanggakan dunia, bermodalkan dunianya. Semisal untuk membanggakan diri tujuannya untuk mencari dunia, lihat saja orang itu akan terjerembab oleh dunia. Karena amal orang itu dipamer-pamerin…,” terang Habib Sholeh. Selain itu, kata Habib Sholeh jangan melakukan dosa syirik.
Pernah pada suatu ketika saat beliau berkunjung ke Jakarta, kala itu beliau sedang berjalan bersama Al-Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi, kwitang, saat melintasi sebuah lapangan beliau melihat banyak sekali orang berkumpul untuk melakukan shalat istisqa (shalat sunnah untuk memohon kepada Allah,agar diturunkan hujan), lantaran pada saat itu Jakarta sedang dilanda kemarau panjang . Lalu Al-Habib Sholeh berkata kepada salah seorang mereka,”serahkan saja kepada ku, biarkanlah aku yang akan memohonkan kepada Allah agar diturunkan hujan bagi kalian”. tak lama kemudian setelah Al-Habib Sholeh menengadahkan tangan kelangit, seraya membaca do’a memohon kepada Allah meminta hujan, maka tidak berselang lama, hujan pun turun begitu derasnya. Banyak yang meyakini, bahwa beliau merupakan seorang wali yang dekat Nabi Khidir as, Al-Habib Sholeh tercatat sebagai peletak batu pertama pembangunan Rumah Sakit Islam di Surabaya. Bahkan beliau juga diangkat sebagai kepala penasihat di rumah sakit tersebut. Beliau juga pernah menjabat sebagai ketua takmir Masjid Jami’ di kota Jember. Konon pembangunan masjid jami’ tersebut dapat diselesaikan dalam waktu singkat berkat do’a dan keikutsertaan beliau dalam peletakan batu pertama.
Pada suatu ketika seorang pecinta beliau bernama haji Abdurrasyid mewakafkan tanahnya. Selanjutnya di atas tanah wakaf ini dibangun sebuah masjid yang di beri nama Riyadhus Shalihin. Di masjid inilah yang menjadi pusat semua kegiatan dakwah beliau lakukan. Dan sepeninggal Al-Habib Sholeh kegiatan tersebut tetap dilanjutkan oleh keturunan beliau sampai saat ini.
Menjelang kewafatannya beliau sering mengatakan kepada keluarganya,” saya minta maaf, sebentar lagi saya akan pergi jauh. Yang rukun semuanya ya, kalau saya pergi jangan sampai ada permusuhan diantara kalian”. Waliyullah yang selalu do’anya dikabul itu wafat pada hari ahad 9 Syawal 1396 H, bertepatan dengan tahun 1976 M dalam usia 83 tahun. Beliau meninggalkan 6 putra-putri, yaitu : Habib Abdullah , Habib Muhammad , Syarifah Nur, Syarifah Fatimah, Habib Ali, Syarifah Khadijah. Ribuan manusia berbondong-bondong bertakziyah di kediaman beliau untuk memberikan penghormatan terakhir, jalan, lorong dan gang disekitar kediaman beliau penuh sesak oleh manusia yang datang. Shalat jenazah pun dilakukan secara bergiliran sebanyak tiga kali, karena tempat yang tersedia tidak mampu membendung luapan manusia yang datang. Jasad beliau dimakamkan disamping Masjid Riyadhus Shalihin, Tanggul, Jember, Jawa Timur.
Dalam surat takziyahnya seorang auliya panutan bani alawi saat ini, yang juga merupakan sahabat Al-Habib Sholeh Tanggul, Al-Imam Al Maghfurlah Al-Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf (Jeddah-Saudi Arabia)  beliau berkata: “Al-Habib Sholeh telah meninggalkan kita, disaaat kita membutuhkan do’a, bimbingan dan perhatiannya, namun Allah telah berkehendak lain, Allah telah memilihkan beliau kenikmatan abadi di sisi-Nya bersama penghulu seluruh umat manusia, Rasulullah SAW”.

sumber ahlulkisa.com/manaqib-al-habib-sholeh-tanggul.html
»»  Baca Selanjutnya...

Rabu, 01 Februari 2012

Mutiara Nasehat Al-Habib Umar bin Hafidz

1. Penuhilah hatimu dengan kecintaan terhadap saudaramu niscaya akan menyempurnakan kekuranganmu dan mengangkat derajatmu di sisi Allah

2. Barang siapa Semakin mengenal kepada allah niscaya akan semakin takut.

3. Barang siapa yang tidak mau duduk dengan orang beruntung, bagaimana mungkin ia akan beruntung dan barang siapa yang duduk dengan orang beruntung bagaimana mungkin ia tidak akan beruntung.




4. Barang siapa menjadikan kematiaannya sebagai pertemuan dengan sang kekasih (Allah), maka kematian adalah hari raya baginya.

5. Barang siapa percaya pada Risalah (terutusnya Rasulullah), maka ia akan mengabdi padanya. Dan barang siapa percaya pada risalah, maka ia akan menanggung (sabar) karenanya. Dan barang siapa yang membenarkan risalah, maka ia akan mengorbankan jiwa dan hartanya untuknya.

6. Kedekatan seseorang dengan para nabi di hari kiamat menurut kadar perhatiannya terhadap dakwah ini.

7. Betapa anehnya bumi, semuanya adalah pelajaran. Kukira tidak ada sejengkal tanah di muka bumi kecuali di situ ada ibrah (pelajaran) bagi orang yang berakal apabila mau mempelajarinya.

8. Sebaik-baik nafsu adalah yang dilawan dan seburuk-buruk nafsu adalah yang diikuti.

9. Tanpa menahan hawa nafsu maka manusia tidak akan sampai pada Tuhannya sama sekali dan kedekatan manusia terhadap Allah menurut kadar pembersihan jiwanya.

10. Jikalau sebuah hati telah terbuka, maka akan mendapatkan apa yang diinginkan.

11. Barang siapa yang mempunyai samudra ilmu kemudian kejatuhan setetes hawa nafsu, maka hawa nafsu itu akan merusak samudra tersebut.

12. Sesaat dari saat-saat khidmat (pengabdian) , lebih baik daripada melihat arsy dan seisinya seribu kali.

13. Menyatunya seorang murid dengan gurunya merupakan permulaan di dalam menyatunya dengan Rasulullah SAW. Sedangkan menyatunya dengan Rasulullah SAW merupakan permulaan untuk fana pada Allah (lupa selain Allah)

14. Manusia di setiap waktu senantiasa terdiri dari dua golongan, golongan yang diwajahnya terdapat tanda-tanda dari bekas sujud dan golongan yang di wajahnya terdapat tanda-tanda dari bekas keingkaran.

15. Barang siapa yang menuntut keluhuran, maka tidak akan peduli terhadap pengorbanan.

16. Sesungguhnya di dalam sujud terdapat hakikat yang apabila cahanya turun pada hati seorang hamba, maka hati tersebut akan sujud selama-lamanya dan tidak akan mengangkat dari sujudnya.

17. Beliau RA berkata tentang dakwah, Yang wajib bagi kita yaitu harus menjadi daI dan tidak harus menjadi qodli atau mufti (katakanlah wahai Muhammad SAW inilah jalanku, aku mengajak kepada Allah dengan hujjah yang jelas aku dan pengikutku) apakah kita ikut padanya (Rasulullah) atau tidak ikut padanya? Arti dakwah adalah memindahkan manusia dari kejelekan menuju kebaikan, dari kelalaian menuju ingat kepada Allah, dan dari keberpalingan kembali menuju kepada Allah, dan dari sifat yang buruk menuju sifat yang baik.

18. Syetan itu mencari sahabat-sahabatnya dan Allah menjaga kekasih-kekasih- Nya.

19. Apabila ibadah agung bagi seseorang maka ringanlah adap (kebiasaan) baginya dan apabila semakin agung nilai ibadah dalam hati seseorang maka akan keluarlah keagungan adat darinya.

20. Bila benar keluarnya seseorang (di dalam berdakwah), maka ia akan naik ke derajat yang tinggi.

21. Keluarkanlah rasa takut pada makhluk dari hatimu maka engkau akan tenang dengan rasa takut pada kholiq (pencipta) dan keluarkanlah berharap pada makhluk dari hatimu maka engkau akan merasakan kenikmatan dengan berharap pada Sang Kholiq.

22. Banyak bergurau dan bercanda merupakan pertanda sepinya hati dari mengagungkan Allah dan tanda dari lemahnya iman.

23. Hakikat tauhid adalah membaca Al Qur’an dengan merenungi artinya dan bangun malam.

24. Tidak akan naik pada derajat yang tinggi kecuali dengan himmah (cita-cita yang kuat).

25. Barang siapa memperhatikan waktu, maka ia akan selamat dari murka Allah.

26. Salah satu dari penyebab turunnya bencana dan musibah adalah sedikitnya orang yang menangis di tengah malam.

27. Orang yang selalu mempunyai hubungan dengan Allah, Allah akan memenuhi hatinya dengan rahmat di setiap waktu.

28. Salah satu dari penyebab turunnya bencana dan musibah adalah sedikitnya orang yang menangis di tengah malam

Sumber milist majelisrasulullah@yahoogroups.com
»»  Baca Selanjutnya...

Kalam - Kalam Habaib

Imam Ja'far Ash Shiddiq berkata, "Jika engkau menemukan sesuatu yang tidak engkau sukai dari perbuatan saudaramu, maka carilah satu bahkan sampai 70 alasan untuk membenarkan perbuatan saudaramu itu, dan jika engkau masih belum mendapatkan alasannya, maka katakanlah, "Semoga ia mempunyai alasan tertentu (kenapa berbuat demikian) yang aku tidak mengetahuinya.."

Syaikh Abu Bakar bin Salim (Fakhrul Wujud) berkata, "Siapa yang bergaul dengan orang baik, maka ia layak mendapat ma'rifah dan sirr (rahasia), dan sebaliknya, siapa yang bergaul dengan pendosa dan orang bejat, maka ia berhak mendapatkan hina dan api neraka.."

Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf (Al Quthub Al Fard, Gresik) berkata, "Tiada yang menyebabkan manusia lebih merugi selain meninggalkan kitab-kitab sejarah kaum Salafush Shalihin dan berpaling kepada buku-buku modern dengan pola fikir yang moderat.."

Habib Muhammad bin Idrus Al Habsyi (Al Quthub, Gubah Ampel Surabaya), "Hati-hatilah kalian dengan penegakan agama kepada istri, anak dan pembantu kalian, karena kadang musibah disebabkan oleh orang-orang yang berada di bawah tanggungan (para istri, anak dan pembantu) yang tidak benar agamanya).."

Habib Abdul Qadir bin Ahmad Bilfaqih (Al Quthub Al Habrar, Darul Hadits Malang) berkata, "Ketika kita mencari ilmu, mungkin kita bisa mendapatkannya dari kitab atau buku, namun ketika kita mencari barakahnya, tidaklah kita akan mendapatkannya kecuali dengan dekatnya kita kepada orang-orang sholeh.."

Habib Abdul Qadir bin Ahmad Bilfaqih (Al Quthub Al Habrar, Darul Hadits Malang) berkata berkata, "Barangsiapa yang merasa cukup bahwa gurunya itu adalah kitab atau buku, maka sesungguhnya guru orang tersebut adalah setan..."

Habib Salim bin Ahmad Bin-Jindan (Al Fakhrihiyyah, Tangerang) berkata, "Aku telah berkumpul dan hadir di majelis mereka (yaitu majelis para ulama dan orang-orang sholeh), dan sesungguhnya majelis mereka menyerupai majelis para sahabat Rasulullah SAW dimana terdapat kekhusyukan, ketenangan dan kharisma mereka.."

Habib Alwi bin Muhammad Al Haddad (Bogor) berkata, "Seindah-indahnya tempat di dunia adalah tempat orang-orang yang shaleh,karena mereka bagai bintang-bintang yang bersinar pada tempatnya di petala langit.."

Habib Hasan bin Sholeh Al Bahr Al Jufri berkata, "Jika dakwah dilakukan dengan penuh kasih sayang, maka hati yang diterangi cahaya iman akan memperoleh manfaat, dan nafsu akan bertekuk lutut.."

Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki Al Hasani (Mufti Maliki Makkah) dalam berkata, "Shalawat adalah salah satu hak Rasulullah SAW yang mesti kita penuhi sebagai ungkapan rasa terima kasih kita atas nikmat agung yang Allah SWT berikan melalui beliau kepada kita.."

Habib Zain bin Ibrahim Bin-Sumaith (Mufti Syafi’I Madinah) berkata, "Musibah dan bencana adalah wujud dari pembelajaran Allah SWT kepada hamba-Nya yang beriman, karena dengan musibah itu Allah SWT mengingatkan mereka untuk memahami betapa hinanya dunia untuk dicintai.."

Habib Umar bin Hafidh BSA (Darul Mushtafa, Tarim Yaman) berkata, "Menyatunya seorang murid dengan gurunya merupakan permulaan menyatu dirinya dengan Rasulullah SAW, sedangkan menyatunya dengan Rasulullah SAW merupakan permulaan untuk dirinya fana kepada Allah.."

sumber http://manaqibahlubait.blogspot.com/2011/09/kalam-salaf-ahlubait.html
»»  Baca Selanjutnya...

Habib Alwi bin Muhammmad bin Ahmad Al haddad, Empang-Bogor



Beliau dilahirkan di kota Qeidun, Hadramaut, pada tahun 1299 H. Sanad keturunan beliau termasuk suatu silsilah dzahabiyyah, sambung-menyambung dari ayah yang wali ke kakek wali, demikian seterusnya sampai bertemu dengan Rasulullah SAW. Sebagaimana kebanyakan para Saadah Bani Alawi, beliau dibesarkan dan dididik oleh ayahnya sendiri Al-Habib Muhammad bin Thohir bin Umar Alhaddad.

Kakek beliau Al-Habib Thohir bin Umar Alhaddad adalah seorang ulama besar di kota Geidun, Hadramaut. Sedangkan ayah beliau adalah seorang Wali min Auliyaillah dan ulama besar yang hijrah dari kota Geidun, Hadramaut ke Indonesia dan menetap di kota Tegal. Beliau Al-Habib Thohir banyak membaca buku dibawah pengawasan dan bimbingan ayah dan kakek beliau, sehingga diberi ijazah oleh ayah dan kakeknya sebagai ahli hadist dan ahli tafsir.
Setelah digembleng oleh ayahnya, beliau lalu berguru kepada :
-As-Syaikh Abdullah bin Abubakar Al-Murahim Al-Khotib (di kota Tarim)
-As-Syaikh Abud Al-Amudi (di kota Geidun)
Setelah itu beliau memulai pengembaraannya di sekitar kota-kota di Hadramaut untuk menuntut ilmu dan menghiasi kemuliaan nasabnya dengan ilmu-ilmu yang bermanfaat. Beliau keliling dari satu kota ke kota yang lain untuk mengambil ilmu dari ulama-ulama besar yang beliau jumpai. Diantara para guru yang beliau berguru kepada mereka adalah :
-Al-Habib Husain bin Muhammad Albar (di Gerain)
-Al-Habib Umar bin Hadun Al-Atthas (di Masyhad)
-Al-Habib Ahmad bin Hasan Al-Atthas (di Huraidhah)
-Al-Habib Muhammad bin Abdullah Al-Atthas (di Maula Amed)
-Al-Habib Umar Maula Amed (di Maula Amed)
-Al-Habib Abdillah bin Umar bin Sumaith (di Syibam)
-Al-Habib Abdullah bin Hasan bin Shaleh Al-Bahar (di Thi Usbuh)
-Al-Habib Abdullah bin Muhammad Al-Habsyi (di Hauthoh Ahmad bin Zein)
-Al-Habib Idrus bin Umar Al-Habsyi (di Ghurfah)
-Al-Habib Abdurrahman bin Muhammad Al-Masyhur (Mufti Hadramaut)
-Al-Habib Idrus bin Alwi Alaydrus
-Al-Habib Abdulqodir bin Ahmad Alhaddad (di Tarim)
Itulah guru-guru beliau yang ada di Hadramaut, dimana mereka semua kebanyakan adalah ulama-ulama besar dan tidak jarang pula yang termasuk Wali min Auliyaillah.
Pada suatu saat, beliau ingin sekali menunaikan ibadah Haji dan lalu berziarah ke datuk beliau termulia Rasulullah SAW. Setelah mendapat ijin dari kakek beliau Al-Habib Thohir bin Umar Alhaddad, berangkatlah beliau menuju ke kota Makkah dan Madinah. Setelah beliau menunaikan keinginannya, timbullah niat beliau untuk belajar dari para ulama besar yang ada di dua kota suci tersebut. Lalu beliau menuntut ilmu disana dengan berguru kepada :
-As-Syaikh Said Babshail
-As-Syaikh Umar bin Abubakar Junaid
-Al-Habib Husin bin Muhammad Al-Habsyi (Mufti Syafi’iyah pada masa itu)
Setelah dirasa cukup menuntut ilmu disana, timbullah keinginan beliau untuk berhijrah ke Indonesia, sebagaimana yang dilakukan sebelumnya oleh ayah beliau Al-Habib Muhammad. Sesampailah beliau di Indonesia, beliau lalu berziarah ke makam ayah beliau Al-Habib Muhammad bin Thohir Alhaddad yang wafat di kota Tegal, Jawa Tengah, pada tahun 1316 H.
Keinginan beliau untuk selalu menuntut ilmu seakan tak pernah luntur dan pupus terbawa jaman. Inilah salah satu kebiasaan beliau untuk selalu mencari dan mencari ilmu dimanapun beliau berada. Tidaklah yang demikian itu, kecuali beliau mencontoh para Datuk beliau yang gemar menuntut ilmu, sehingga mereka bisa menjadi ulama-ulama besar. Diantara para guru beliau yang ada di Indonesia adalah :
-Al-Habib Muhammad bin Idrus Al-Habsyi (di Surabaya)
-Al-Habib Muhammad bin Ahmad Al-Muhdhor (di Surabaya, yang kemudian beliau dikawinkan dengan anaknya)
-Al-Habib Abdullah bin Muhsin Al-Atthas (di Bogor)
-Al-Habib Salim bin Alwi Al-Jufri (menetap di Menado)
-Al-Habib Idrus bin Husin bin Ahmad Alaydrus (wafat di India dalam dakwahnya)
Di Indonesia, beliau memilih untuk menetap di kota Bogor. Disana beliau berdakwah dan menyebarkan ilmu-ilmu yang bermanfaat. Beliau dikenal sebagai seorang ulama besar dan ahli hadits. Di kota Bogor beliau banyak mengadakan majlis-majlis taklim dan mengajarkan tentang Al-Islam. Sampai akhirnya beliau dipanggil oleh Allah menuju ke haribaan-Nya. Beliau wafat di kota Bogor tahun 1373 H dan dimakamkan di Empang, Bogor.
Seorang ulama besar telah berpulang, namun jejak-jejak langkah beliau masih terkenang. Nama baik beliau selalu tersimpan dalam hati para pecintanya…dalam hati yang paling dalam, menyinari kehidupan suram nan kelam…
Wallahu A`lam…
»»  Baca Selanjutnya...

Biografi Al-Habib Zein bin Ibrahim bin Smith

 

Habib Zain lahir di ibukota Jakarta pada tahun 1357 H/1936 M. Ayahnya Habib Ibrahim adalah ulama besar di bumi Betawi kala itu, selain keluarga, lingkungan tempat di mana mereka tinggal pun boleh dikatakan sangat religius. Guru-gurunya ialah Habib Muhammad bin Salim bin Hafiz, Habib Umar bin Alwi al-Kaf, Al-Allamah Al-Sheikh Mahfuz bin Salim, Sheikh Salim Said Bukayyir Bagistan, Habib Salim bin Alwi Al-Khird, Habib Ja’far bin Ahmad Al-Aydrus, Habib Muhammad Al-Haddar (mertuanya). pada usia empat belas tahun(1950), ayahnya memberangkatkan Habib Zain ke Hadramaut, tepatnya kota Tarim.


Di bumi awliya’ itu Habib Zain tinggal di rumah ayahnya yang telah lama ditinggalkan. Menyadari mahalnya waktu untuk disia-siakan, Habib Zain berguru kepada sejumlah ulama setempat, berpindah dari madrasah satu kemadrasah lainnya, hingga pada akhirnya mengkhususkan belajar di ribath Tarim. Dipesantren ini nampaknya Habib Zain merasa cocok dengan keinginannya. Disana ia memperdalam ilmu agama, antara lain mengaji kitab ringkasan(mukhtashar) dalam bidang fikih kepada Habib Muhammad bin Salim bin Hafidz, di bawah asuhan Habib Muhammad pula, Habib Zain berhasil menghapalkan kitab fikih buah karya Imam Ibn Ruslan, “Zubad”, dan “Al-Irsyad” karya Asy-Syarraf Ibn Al-Muqri. Tak cukup disitu, Habib Zain belajar kitab “Al-Minhaj” yang disusun oleh Habib Muhammad sendiri, menghapal bait-bait (nazham) “Hadiyyah As-Shadiq” karya Habib Abdullah bin Husain bin Thahir dan lainnya. Dalam penyampaiannya diTarim beliau sempat berguru kepada sejumlah ulama besar seperti Habib Umar bin Alwi Al-Kaf, Syekh Salim Sa’id Bukhayyir Bagitsan, Habib Salim bin Alwi Al-Khird, Syekh Fadhl binMuhammad Bafadhl, Habib Abdurrahman bin Hamid As-Sirri, Habib Ja’far bin Ahmad Alaydrus, Habib Ibrahim bin Umar bin Agil dan Habib Abubakar bin Abdullah Al-Atthas. Selain menimba ilmu disana Habib Zain banyak mendatangi majlis para ulama demi mendapat ijazah, semisal Habib Muhammad bin Hadi Assaqof, Habib Ahmad bin Musa Al-Habsyi, Habib Alwi bin Abbas Al-Maliki, Habib Umar bin Ahmad bin Smith, Habib Ahmad Masyhur bin Thaha Al-Haddad, Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assaqof dan Habib Muhammad bin Ahmad Assyatiri. Melihat begitu banyaknya ulama yang didatangi, dapat disimpulkan, betapa besar semangat Habib Zain dalam rangka merengkuh ilmu pengetahuan agama, apalagi melihat lama waktu beliau tinggal disana, yaitu kurang lebih delapan tahun. Kemudian salah seorang gurunya bernama Habib Muhammad bin Salim bin Hafidz menyarankannya pindah kekota Baidhah, salah satu wilayah pelosok bagian negeri Yaman, untuk mengajar di ribath sekaligus berdakwah. Ini dilakukan menyusul permohonan mufti Baidhah, Habib Muhammad bin Abdullah Al-Haddar. Dalam perjalanan kesana, Habib Zain singgah dulu dikediaman seorang teman dekatnya di wilayah Aden, Habib Salim bin Abdullah Assyatiri, yang saat itu menjadi khatib dan imam di daerah Khaur Maksar, disana Habib Zain tinggal beberapa saat. Selanjutnya Habib Zain melanjutkan perjalanannyadi Baidhah, Habib Zain pun mendapat sambutan hangat dari sang tuan rumah Habib Muhammad Al-Haddar, disanalah untuk pertama kali ia mengamalkan ilmunya lewat mengajar. Habib Zain menetap lebih dari 20 tahun di Rubath Baidha’ menjadi khadam ilmu kepada para penuntutnya, beliau juga menjadi mufti dalam Mazhab Syafi’e. Setelah itu beliau berpindah ke negeri Hijaz selama 12 tahun, Habib Zain telah bersama-sama dengan Habib Salim Assyatiri menguruskan Rubath di Madinah,Setelah itu Habib Salim telah berpindah ke Tarim Hadhramaut untuk menguruskan Rubath Tarim. Habib Zain di Madinah diterima dengan ramah, muridnya banyak dan terus bertambah, dalam kesibukan mengajar dan usianya yang juga semakin meningkat, keinginan untuk terus menuntut ilmu tidak pernah pudar. Beliau mendalami ilmu Usul daripada Sheikh Zay dan Al-Syanqiti Al-Maliki. Habib Zain terus menyibukkan diri menuntut dengan Al-Allamah Ahmad bin Muhammad Hamid Al-Hasani dalam ilmu bahasa dan Ushuluddin. Habib Zain seorang yang tinggi kurus, Lidahnya basah, tidak henti berzikrullah. Beliau sentiasa menghidupkan malamnya. Di waktu pagi Habib Zain keluar bersholat Subuh di Masjid Nabawi. Beliau beriktikaf di Masjid Nabawi sehingga matahari terbit, setelah itu beliau menuju ke Rubath untuk mengajar. Majlis Rauhah setelah asar hingga maghrib.
»»  Baca Selanjutnya...